Minggu, 10 Mei 2026

Hari Santri Nasional di Tasikmalaya

Pj Gubernur Jawa Barat Minta Hari Santri Nasional Gelorakan Semangat Hubbul Wathon Minal Iman

Pj Gubernur Jawa Barat, BeyTriadi Machmudin menjadi pembina upacara peringatan hari santri tingkat Jabar di Stadion Wiradadaha, Kota Tasikmalaya

Tayang: | Diperbarui:
Tangkapan layar Video
Pj Gubernur Jabar Bey Triadi Machmudin, menjadi pembina Apel Hari Santri Nasional Tingkat Jawa Barat di Stadion Dadaha, Kota Tasikmalaya, Minggu (22/10/2023). 

TRIBUNPRIANGAN.COM- Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin menjadi pembina upacara peringatan hari santri tingkat Jabar di Stadion Wiradadaha, Kota Tasikmalaya, Minggu (22/10/2023).

Dihadiri dengan ribuan peserta, Bey sapaan akrabnya, meminta para hadirin dan santri mendoakan Palestina yang saat ini tengah dilanda perang dengan Israel.

"Sebelum memulai acara ini, marilah kita panjatkan doa untuk saudara-saudara kita di Palestina, agar mereka diberi keselamatan dan selalu ada dalam lindungan Allah SWT," ujarnya dihadapan ribuan peserta upacara.

Baca juga: ONE DAY ONE HADITS, Hati-hati Terhadap Ujub Salah Satu Sifat Tercela yang Dilarang Rasulullah

Menurut Bey, peringatan hari santri setiap tanggal 22 Oktober sangat penting agar bisa terus membawa semangat Hubbul Wathon Minal Iman karena bela negara juga merupakan bagian dari iman.

Resolusi jihad pada 22 Oktober 1945 lalu yang merupakan cikal bakal lahirnya hari santri, menjadi penyemangat saat pertempuran melawan penjajah di Surabaya.

Bey mengatakan, dari tanah Jawa Barat juga banyak para kyai dan santri yang berkorban nyawa membela kemerdekaan Indonesia termasuk dari kalangan keluarganya.

Baca juga: Peringati Hari Santri, KPU Se-Jabar Gelar Nonton Bareng "Kejarlah Janji" di 28 Pondok Pesantren

"Peringatan Hari santri ini dimaksudkan untuk mengenang dan meneladani perjuangan ulama dan santri dalam merebut mempertahankan kemerdekaan serta peran dalam mengisi kemerdekaan. Tugas kontribusinya dalam pembangunan bangsa sebagai generasi tercipta tanah air mereka masih memegang teguh pada kaidah hubbul Wathon minal iman cinta tanah air sebagian dari iman," tegasnya.

Masih kata Bey, Memuliakan Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan juga tercatat dalam sejarah kebangsaan Indonesia.

Baca juga: TERNYATA Ini Alasan Polisi Pasang Spanduk Waspada di Jalur Maut Tanjungsari Sumedang

Pesantren merupakan tempat menerima ajaran Islam yang rahmatan lil alamin rahmat bagi alam semesta Islam yang ramah dan semangat ajaran inilah yang bisa menjadi inspirasi bagi santri untuk berkontribusi merawat perdamaian dunia ke ruang resolusi jihad yang pernah dicetuskan oleh kalangan pesantren.

"Untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia juga bisa menjadi inspirasi dalam berkontribusi dalam pembangunan. Mari kita berdoa semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala senantiasa meridhoi segala urusan kita dalam mewujudkan peradaban bangsa Madani dan senantiasa memberikan dalam hidup kita amin ya robbal alamin," pungkasnya.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved