Senin, 20 April 2026

TPA Pangandaran Terbakar

Damkar Pangandaran Kesulitan Padamkan Api di TPA Purbahayu, Sudah 3 Hari Kebakaran

Pemadam kebakaran (Damkar) pun sudah berjibaku berupaya melakukan pemadaman kobaran api dengan melibatkan stakeholder terkait.

|
Penulis: Padna | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Tribun Jabar/Padna
Kondisi kepulan asap di lokasi kebakaran TPA Purbahayu Pangandaran, Senin (09/10/2023). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Purbahayu Kabupaten Pangandaran yang terjadi di pada Jum'at (6/10/2023) malam, hingga hari ini belum bisa dipadamkan.

Kondisi kobaran api pada Senin (9/10/2023) pagi masih melahap sampah-sampah yang berada di TPA.

Pemadam kebakaran (Damkar) pun sudah berjibaku berupaya melakukan pemadaman kobaran api dengan melibatkan stakeholder terkait.

Baca juga: Api Masih Menyala di TPA Pangandaran yang Terbakar, Kepulan Asap Dekati Permukiman Warga

KasatPol PP Kabupaten Pangandaran yang membawahi bidang Damkar, Dedih Rakhmat, mengatakan, pihaknya dengan beberapa instansi lintas sektoral lainnya sudah berupaya melakukan pemadaman api dalam tiga hari ini.

"Lahan TPA yang terbakar itu ada sekitar satu hektare. Dan untuk upaya pemadamannya cukup rumit," ujar Dedih di lokasi TPA Purbahayu, Senin (9/10/2023) pagi.

Kondisi ketebalan sampah itu sendiri ada sekitar puluhan meter ke bawah permukaan sampah.

"Bahkan, ketebalan sampah bisa mencapai ratusan meter. Sehingga, akibat sebaran api yang cukup banyak kami kesulitan dalam upaya pemadaman," katanya.

Baca juga: Guyuran Hujan Diprediksi Turun Pada Waktu Ini di Kabupaten Pangandaran dan Sekitarnya

Adapun penyebab kebakaran, dia menduga kebakaran terjadi akibat kondisi cuaca yang panas sehingga potensi terjadi kebakarannya cukup tinggi.

"Karena ada reaksi gas metana yang menyebabkan ada titik api dan memudahkan terjadi kebakaran di lahan TPA tersebut," ucap Dedih.

Meskipun demikian, dia belum bisa memastikan penyebab dari terjadinya kebakaran di TPA Purbahayu.

"Yang jelas, pada awal kejadian itu, salah satu pengelola sampah di TPA menemukan ada api di tengah-tengah tumpukan sampah yang sulit terjangkau," ujarnya.

Baca juga: Nelayan Panen Kakap Merah, DKPKP Pangandaran Sebut Tangkapan Ikan Mencapai 998.148 Kilogram

Upaya sampai saat ini, pihak Damkar Pangandaran dan stakeholder lainnya tetap berkonsentrasi untuk melakukan pemadaman api di lokasi TPA yang terbakar.

"Tapi, polanya pola meminimalisir atau melokalisir supaya tidak merambat ke area perkebunan milik warga," katanya.

Karena lokasinya berada di perbukitan dan kesulitan air, upaya pemadaman kobaran api sementara ini mengandalkan beberapa tangki yang menyuplai air.

"Mobil Damkar standby di lokasi TPA, karena ada tangki suplai air seperti dari BPBD, DLHK, PDAM, PMI, dan Tagana," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved