Breaking News
Minggu, 12 April 2026

Pabrik Pengolahan Kayu Terbakar

Warga Cijeungjing Ciamis Sempat Heboh Lihat Asap Pekat Hitam

Kebakaran hebat yang menghanguskan sebagian besar pabrik pengolahan kayu alba di Desa Bojongmengger, Kecamatan Cijeungjing,

|
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
TribunPriangan.com/Ai Sani Nuraini
Pabrik pengolahan kayu alba milik PT. Alba KBN (Kawasan Berserikat Nusantara) di Desa Bojongmengger, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, terbakar hebat  pada Selasa (15/8/2023) sekitar pukul 09.00 WIB. 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

 

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Kebakaran hebat yang menghanguskan sebagian besar pabrik pengolahan kayu alba di Desa Bojongmengger, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis sempat membuat warga sekitar panik karena melihat kepulan asap berwarna hitam pekat di udara.

Hal itu diakui Syarif (57) warga Desa Bojongmengger yang saat kejadian ia langsung mencari dan mendatangi lokasi kebakaran berada.

"Awalnya pagi-pagi sekitar jam setengah 10 an kurang lebih, saya habis dari ladang dan sedang istirahat di depan rumah, lalu melihat ke langit kok ada kepulan asap hitam pekat kayaknya ini kebakaran besar sekali saya jadi panik kan lalu saya berteriak kepada tetangga rumah kebakaran...kebakaran, " kata Syarif kepada TribunPriangan.

Tak berselang lama, ada warga lainnya yang kebetulan sedang lewat membenarkan bahwa ada kebakaran di pabrik pengolahan kayu alba tersebut.

Setelah mendapat informasi itu, Syarif berlari menuju lokasi kebakaran dan saat itu sudah banyak warga lainnya yang juga menyaksikan peristiwa tersebut dengan penuh kengerian.

"Bagaimana nggak ngeri, saya lihat api itu berkobar-kobar tertiup angin, saat itu petugas Damkar juga sudah datang dan mulai berupaya memadamkan api," tambahnya.

Lebih lanjut Syarif menuturkan, beruntung para karyawan bisa menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

"Katanya semua karyawan sudah menjauh dari lokasi kebakaran, alhamdulillah jadi tidak ada yang terluka sama sekali, cuma saya lihat kasihan juga mereka hanya bisa menyaksikan tempat mereka bekerja dengan tatapan sedih, belum tahu nanti nasib mereka bagaimana," ujarnya.

Saat di lokasi kejadian, para karyawan pabrik masih enggan diwawancarai terkait kronologis kebakaran tersebut. (*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved