Petani di Kota Banjar Bangun Bak Penampungan Air, Diharapkan Mampu Mengairi Lahan Persawahan

Petani di Kota Banjar kini memiliki bak penampungan air di salah satu lumbung padi di Dusun Sindanggalih, Desa Rejasari, Kec Langensari, Kota Banjar.

Ist
Petani di Kota Banjar kini memiliki bak penampungan air di salah satu lumbung padi di Dusun Sindanggalih, Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar. 

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Petani di Kota Banjar kini memiliki bak penampungan air di salah satu lumbung padi di Dusun Sindanggalih, Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar.

Dibangun secara gotong royong, bak penampungan air ini diharapkan dapat membantu para perani untuk mengairi lahan persawahan tadah hujan seluas sekitar 60 hektare di sekitarnya.

"Kami dari tim sukarelawan Ganjar Sejati memprakarsai untuk swasembada pembuatan bak penampungan air untuk kelompok tani di Kota Banjar. Untuk pembangunan ini rencananya hari ini atau dua hari ke depan sudah selesai," ujar Sugeng Priyadi, koordinator relawan dalam keterangannya, Selasa (18/7/2023).

Baca juga: Wisuda Tahfidz Al-Quran Angkatan ke-1 Jenjang SD dan SMP se-kota Banjar di hadiri Wali Kota Banjar

Sugeng mengatakan alasannya memilih lokasi tersebut, karena merupakan salah satu lumbung padi di Kota Banjar yang selama ini selalu terkendala dalam pengairan dari saluran irigasi Sungai Citanduy.

Selama ini, para petani di Kota Banjar diakui sering mengeluhkan harga pupuk yang relatif mahal. Tak hanya itu, mereka juga kerap kesulitan mendapatkan pupuk tersebut di pasaran.

"Jadi, keluhan petani yang paling penting adalah (membuat) harga pupuk yang murah dan tersedia," katanya.

Baca juga: Wali Kota Banjar Hj. Ade Uu Sukaesih Meraih Satya Satyalancana Wira Karya Diakhir Masa Jabatanya

Lebih lanjut, Sugeng mengatakan program di Kota Banjar saat ini juga difokuskan untuk mengembangkan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Kepedulian para sukarelawan itu ditunjukkan dengan mengadakan beberapa kali kegiatan pelatihan untuk para pelaku UMKM di wilayah Kota Banjar dan sekitarnya.

"Sektor lainnya di sini adalah dari sektor UMKM. Untuk di Kota Banjar, UMKM sudah beberapa kali (kami) mengadakan pelatihan di sektor usaha mikro kecil menengah seperti pembuatan tahu, pembuatan roti dan pembuatan tape," ujar Sugeng. (*)

Sumber: Tribun Priangan
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved