Waspada DBD Mulai Menjangkiti Kota Tasikmalaya, Capai Puluhan Setiap Bulannya
Kasus serangan demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya tahun 2023 hingga Juni mencapai puluhan setiap bulannya.
Laporan Wartawan TribunPriangan.com Tasikmalaya, Firman Suryaman
TRIBUNPRIANGAN.COM, TASIKMALAYA - Kasus serangan demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya tahun 2023 hingga Juni mencapai puluhan setiap bulannya.
Jumlah kasus yang mencapai puluhan tersebut perlu diwaspadai warga, mengingat sebenarnya tahun 2023 ini sedang musim kering.
Data terakhir kasus DBD yang terjadi pada bulan Mei sebanyak 24 orang. Beberapa diantaranya masih dirawat di sejumlah rumah sakit.
Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr Asep Hendra, mengungkapkan hal itu, Selasa (12/06/23).
"Kasusnya setiap bulan mencapai puluhan. Terakhir (Mei, Red) ada sekitar 24 orang," ujar Hendra.
Namun jika dibanding tahun 2022 pada masa yang sama, kasus penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk aedes aegypti di tahun 2023 ini jauh menurun.
"Tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya, kasus DBD mencapai ratusan setiap bulannya. Jadi saat ini biaa disebut jauh menurun," kata Hendra.
Namun begitu, menurutnya, warga tetap tidak boleh lengah. Terlebih, kendati kasus menurun tapi sudah memakan korban meninggal dunia.
"Warga tetap waspada. Lakukan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk. Seperti menguras bak, mengubur bejana atau membuang," ujar Hendra.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Nyamuk-Anopheles-stephensi.jpg)