Masyarakat Tasikmalaya Demo Jalan Rusak
UPDATE Ratusan Warga Parungponteng dan Sukaraja Tuntut Perbaikan Jalan, Sekda: Anggaran Terbatas
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya, Mohamad Zen, tanggapi tuntutan ratusan masyarakat dari Desa Barumekar, Kecamatan Parungponteng
Penulis: Aldi M Perdana | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
Laporan Jurnalis TribunPriangan, Aldi M Perdana
TRIBINPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya, Mohamad Zen, tanggapi tuntutan ratusan masyarakat dari Desa Barumekar, Kecamatan Parungponteng dan Desa Sirnajaya, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, terkait perbaikan jalan di desanya masing-masing.
"Itu kami sedang mengupayakan supaya bisa diperbaiki," ungkapnya kepada TribunPriangan.com pada Selasa (16/5/2023).
Baca juga: Ratusan Warga Kabupaten Tasikmalaya Akan Menginap di Kantor Bupati Tuntut Perbaikan Jalan Rusak
Tambahnya, anggaran Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya saat ini terbatas. Meski begitu, dengan keterbatasan tersebut, pihaknya tidak tinggal diam dan terus berupaya.
"Seperti kita ketahui, ‘kan anggaran saat ini terbatas. Bahkan, kami sudah membagi beberapa tim untuk mencari anggaran di timgkat provinsi dan pusat, salah satunya anggaran untuk perbaikan jalan,” jelas Zen.
Baca juga: Minta Restu Sang Ibu, Komedian Aldi Taher Resmi Nyaleg di Pemilu 2024 Lewat Partai Perindo
Terkait tuntutan ratusan masyarakat dari Desa Barumekar, Kecamatan Parungponteng dan Desa Sirnajaya, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, atas perbaikan jalan rusak di desanya, lanjut dia, sudah menjadi prioritas pada tahun 2024 mendatang.
"Sebetulnya, kalau kemarin tidak ada pengurangan bantuan provinsi (sebesar) Rp.65 miliar, sebetulnya itu sudah beres semua. Karena ada pengurangan, ya perbaikannya ditunda, bahkan saat itu ‘kan sudah lelang," ungkap Zen.
Baca juga: Ratusan Warga Kabupaten Tasikmalaya Akan Menginap di Kantor Bupati Tuntut Perbaikan Jalan Rusak
Dia menilai, bahwa adanya aksi demonstrasi ini, diharapkan menjadi doa supaya anggaran perbaikan jalan rusak tersebut ada, bahkan pemerintah meminta masyarakat untuk mengawal pembangunan jalan yang dimaksud.
"Kalau sudah ada (anggarannya), mari kita kawal bersama-sama," pungkas Zen. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Gdsethh.jpg)