Selasa, 14 April 2026

Bus Wisata Terguling

Bupati Garut Siapkan Armada Penjemputan untuk Pelajar SMP 3 Garut

Bus wisata yang mengangkut rombongan studi tour SMP 3 Garut mengalami kecelakaan di Jalan Daendels, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Minggu (12/2/202

|
Editor: ferri amiril
istimewa
Bus rombongan study tour siswa SMP 3 Garut mengalami kecelakaan di Jalan Daendels, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Minggu (12/2/2023). 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT - Bus wisata yang mengangkut rombongan studi tour SMP 3 Garut mengalami kecelakaan di Jalan Daendels, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Minggu (12/2/2023) sekira pukul 19.30 WIB.

Rombongan diketahui sepulang study tour dari Yogyakarta, berangkat dari Garut pada hari Jumat Februari 2023 sore.

Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan prihatin atas kejadian tersebut, ia berharap seluruh siswa dalam rombongan yang terlibat kecelakaan bisa kembali pulang ke Garut dalam kondisi selamat.

"Saya sudah perintahkan Kadisdik untuk mendata korban dan segera diobati," ujarnya saat dihubungi.

Rudy mengaku prihatin atas musibah yang dialami puluhan siswa tersebut.

Baca juga: BREAKINGNEWS Basarnas Evakuasi Pelajar SMP 3 Garut yang Terhimpit Badan Bus

Pihaknya tengah menyiapkan armada penjemputan untuk mengevakuasi para korban.

"Kita siapkan ambulans penjemputan, kita prihatin dan semoga korban dalam keadaan selamat," ungkapnya.

Pantauan  orang tua murid terus berdatangan ke SMPN 3 Garut untuk mengetahui kabar terbaru terkait kondisi anak-anaknya.

Kepala Pelaksana BPBD Garut mengatakan, dari data Basarnas, rombongan tersebut diketahui berjumlah 98 siswa 9 orang diantaranya pembimbing dengan dua bus.

Bus pertama dinyatakan tidak terlibat kecelakaan, sementara bus dua dinyatakan terguling hingga menimbulkan sejumlah korban luka.

Baca juga: Satu Orang Pengendara Motor Meninggal dalam Kecelakaan Bus Wisata SMPN 3 Garut

"Kondisi semua rombongan Alhamdulillah aman, selamat, semoga bisa segera pulang ke Garut dalam keadaan sehat," ujar Satria saat dihubungi Tribunjabar.id.

Satria menuturkan, informasi dari Basarnas disebutkan bahwa bisa tersebut mengalami kecelakaan setelah beriringan bersama minibus.

Bus kemudian menghindar ke bagian kanan lantaran minibus di depannya memperlambat laju.
"Kemudian dari arah berlawanan ada kendaraan bermotor lalu terjadi tabrakan, pengendara motor tersebut diketahui meninggal dunia satu orang, kemudian satu orang penumpangnya dilarikan ke rumah sakit," ungkapnya.

Satria merinci, dari 98  penumpang  bus yang menjadi korban, 49 diantaranya dievakuasi dalam kondisi selamat.

Sementara 17 penumpang lain dilarikan ke RS Rizki Amalia dan 33 penumpang lainnya dievakuasi ke Bali Desa Pejagran, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo.(*)

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved