Bus Wisata Terguling
BREAKINGNEWS Basarnas Evakuasi Pelajar SMP 3 Garut yang Terhimpit Badan Bus
Bus wisata yang mengangkut rombongan studi tour SMP 3 Garut mengalami kecelakaan di Jalan Daendels, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Minggu
Laporan Kontributor TribunPriangan.com Garut, Sidqi Al Ghifari
TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT - Bus wisata yang mengangkut rombongan studi tour SMP 3 Garut mengalami kecelakaan di Jalan Daendels, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Minggu (12/2/2023) sekitar pukul 19.30 WIB.
Berdasarkan laporan resmi dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kulon Progo disebutkan terdapat sejumlah korban yang mengalami luka.
Pada pukul 20.40 WIB sebagian korban dengan kondisi luka sedang hingga berat telah terevakuasi menuju RS rujukan yakni RSUD Wates, RSUD Purworejo, dan RS Riski Amalia.
Sementara, korban yang mengalami luka ringan langsung ditangani di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat korban yang terhimpit di badan bus.
Korban yang belum diketahui identitasnya itu sudah dievakuasi oleh Basarnas lalu dirujuk ke RS Citrowajoyo, Purworejo.
Berikut ringkasan evakuasi korban yang dilakukan PMI Kulon Progo :
1. Pada Minggu, 12 Februari 2023, rombongan bus dari SMP 3 Garut melaksanakan kegiatan study tour. Ketika melintasi di Jalan Daendels, Bus mengalami kejadian laka lantas.
2. Pada pukul 19.37 WIB, PMI Kulon Progo menghubungi PMI DIY, bahwa terjadi Laka Lantas Bus di Jalan Daendels, Desa. Kentengrejo, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo
3. Pada pukul 19.35 WIB PMI Kulon Progo memberangkatkan 2 armada ambulance, 1 armada jenazah bersama PSC Kab. Kulon Progo beserta Ambulance MDMC Kab. Kulon Progo, dan Ambulance RS Riski Amalia Temon
4. Pada pukul 19.45 WIB PMI Purworejo memberangkatkan 1 armada ambulance, 1 armada jenazah, dan PSC Kab. Purworejo
5. Situasi di lokasi : Cuaca hujan, penerangan terbatas, kondisi jalan licin.
6. Pada pukul 19.57 PMI Kab. Bantul memberangkatkan 4 armada ambulance, 10 personel menuju lokasi kejadian
7. Rumah Sakit rujukan yaitu RSUD Wates, RSUD Purworejo, RS Riski Amalia
8. Pada pukul 20.01 WIB masih terdapat 1 korban yang terjepit di bawah bus menunggu evakuasi (BASARNAS)
9. Pada pukul 20.15 WIB PMI Kapanewon Sedayu memberangkatkan 1 armada, 3 personel menuju lokasi, untuk memberikan dukungan layanan
10. Pada pukul 20.38 WIB korban terhimpit telah terevakuasi dan dirujuk menuju RS Citrowajoyo, Purworejo
11. Pada pukul 20.40 WIB sebagian korban dengan kondisi luka sedang hingga berat telah terevakuasi menuju RS Rujukan. Korban luka ringan dalam proses perawatan di lokasi kejadian.
12. Kronologi kejadian dan jumlah korban belum dapat dikonfirmasi.
Pernyataan Bupati Garut
Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan prihatin atas kejadian tersebut, ia berharap seluruh siswa dalam rombongan yang terlibat kecelakaan bisa kembali pulang ke Garut dalam kondisi selamat.
"Saya sudah perintahkan Kadisdik untuk mendata korban dan segera diobati," ujarnya saat dihubungi.
Rudy mengaku prihatin atas musibah yang dialami puluhan siswa tersebut.
Pihaknya tengah menyiapkan armada penjemputan untuk mengevakuasi para korban.
"Kita siapkan ambulans penjemputan, kita prihatin dan semoga korban dalam keadaan selamat," ungkapnya.
Pantauan orang tua murid terus berdatangan ke SMPN 3 Garut untuk mengetahui kabar terbaru terkait kondisi anak-anaknya.
Kepala Pelaksana BPBD Garut mengatakan, dari data Basarnas, rombongan tersebut diketahui berjumlah 98 siswa 9 orang diantaranya pembimbing dengan dua bus.
Bus pertama dinyatakan tidak terlibat kecelakaan, sementara bus dua dinyatakan terguling hingga menimbulkan sejumlah korban luka.
Kondisi semua rombongan Alhamdulillah aman, selamat, semoga bisa segera pulang ke Garut dalam keadaan sehat," ujar Satria saat dihubungi Tribunjabar.id.
Satria menuturkan, informasi dari Basarnas disebutkan bahwa bisa tersebut mengalami kecelakaan setelah beriringan bersama minibus.
Bus kemudian menghindar ke bagian kanan lantaran minibus di depannya memperlambat laju.
"Kemudian dari arah berlawanan ada kendaraan bermotor lalu terjadi tabrakan, pengendara motor tersebut diketahui meninggal dunia satu orang, kemudian satu orang penumpangnya dilarikan ke rumah sakit," ungkapnya.
Satria merinci, dari 98 penumpang bus yang menjadi korban, 49 diantaranya dievakuasi dalam kondisi selamat.
Sementara 17 penumpang lain dilarikan ke RS Rizki Amalia dan 33 penumpang lainnya dievakuasi ke Bali Desa Pejagran, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo.(*)
Baca Berita-berita TribunPriangan.com lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/bussmpterguling.jpg)