Mayat Bayi Mengambang di Sungai Citanduy Gegerkan Warga
Mayat bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan hanyut di aliran Sungai Citanduy di Dusun Bojongsari RT 26/07, Desa Baregbeg, Kecamatan Lakbok
Laporan Kontributor TribunPriangan.com Ciamis, Andri M Dhani
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Mayat bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan hanyut di aliran Sungai Citanduy di Dusun Bojongsari RT 26/07, Desa Baregbeg, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jumat (27/1/2023) sekitar pukul 13.30 WIB.
Diduga mayat bayi itu sengaja dibuang ke aliran sungai yang merupakan tapal batas Jabar – Jateng tersebut.
Menurut Kapolsek Lakbok Polres Ciamis, Iptu Agus Hartadin kepada TribunPriangan.com mayat bayi tersebut sudah dievakuasi oleh petugas gabungan dan sudah diidentifikasi oleh Tim Inafis Polres Ciamis.
”Mayat sudah dievakuasi tadi siang pukul 14.30 dan langsung dibawa ke RSUD Kota Banjar. Rencananya malam ini akan diotopsi,” ujar Kapolsek Lakbok Iptu Agus Hartadin kepada Tribun Jumat (27/1/2023).
Mayat bayi malang tersebut pertama kali ditemukan oleh Khoerul Anam (18), warga setempat yang sekitar pukul 13.30 WIB yang siang tersebut sedang mencari rumput untuk pakan ternak di sisi Sungai Citanduy.
Baca juga: Waspada Cuaca Ciamis Hari Ini Diprediksi Seperti Ini
Tiba-tiba saksi melihat ada sesuatu yang mengambang di aliran Sungai Citanduy yang berada di Dusun Bojongsari RT 26/07 tersebut dalam kondisi telungkup.
Warga Dusun Bojongsari tersebut mengambil kayu untuk membalikkan sesosok yang semula disangka boneka tersebut.
Ternyata sesosok yang menggambang itu adalah mayat bayi berjenis kelamin laki-laki dengan tali pusarnya masih menempel.
“Tapi sudah mulai agak membusuk. Diperkirakan bayi tersebut dilahirkan 3 hari sebelumnya. Tali pusarnya masih menempel,” katanya.
Mengetahui ada sesosok mayat yang mengambang di aliran Sungai Citanduy tersebut, Khoerul kemudian memberitahu warga lainnya. Dan informasi ada temuan mayat bayi tersebut sampai ke petugas Polsek Lakbok.
Menindaklanjuti laporan warga, menurut Iptu Agus Hartadin, petugas Polsek Lakbok mendatangi lokasi kejadian . Menghubungi tim inafis,dan potensi SAR serta tim medis dari Puskesmas Lakbok.
Mayat bayi yang menggambang terus hanyut, petugas bersama potensi SAR dari RCS, Tagana, dan relawan SAR lainnya dengan menggunakan perahu rakit penyeberangan untuk melakukan penyusuran.
Mayat bayi tersebut ditemukan sudah hanyut agak ketengah aliran Sungai Citanduy tapi tidak begitu jauh dari lokasi semula.
“Mayat bayi tersebut ditemukan sudah hanyut agak ke tengah aliran sungai. Dan sudah dievakuasi siang tadi juga. Di lokasi tadi seluruh unsur Muspika hadir,” ungkap Iptu Agus Hartadin.
Dugaan sementara, mayat bayi tersebut sengaja dibuang ke aliran Sungai Citanduy.
“Belum diketahui pelakunya, setelah otopsi malam ini kami akan melakukan penyelidikan,” imbuhnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Mayat-Bayi.jpg)