Jabar Quick Respons Cek Huntara Setelah Diguncang Gempa Susulan, Hasilnya Begini

Gempa magnitudo 4.3 yang mengguncang Cianjur, Selasa (24/1/2023) dinihari, membuat warga Cianjur kembali panik

Editor: ferri amiril
Istimewa
Jabar Quick Response melakukan pengecekan hunian sementara setelah gempa susulan cukup besar kembali terjadi 

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIANJUR - Gempa magnitudo 4.3 yang mengguncang Cianjur, Selasa (24/1/2023) dinihari, membuat warga Cianjur kembali panik. Hal tersebut juga dirasakan oleh sebagian pengungsi yang tinggal di hunian sementara yang dibangun oleh Jabar Quick Response.

Namun mereka sedikit merasa lega karena hunian sementara yang ditempati tak bergeser sedikitpun akibat Gempa Cianjur. Jabar quick response membangun sebanyak 20 hunian sementara di Kampung Surupan, Desa Sukawangi, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur. Dari puluhan tempat hunian sementara tersebut tak ada satu pun yang mengalami kerusakan.

Hal tersebut dikatakan Solihin (38), seorang pengungsi warga Kampung Surupan RT 02/06, Desa Sukawangi, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur.

Saat gempa kembali terjadi dan getarannya cukup kuat, Solihin mengatakan istri dan anaknya masih tertidur lelap.

"Lumayan besar pa kemarin, itu gempa susulan terbesar sejak gempa pertama mengguncang Cianjur," ujar Solihin, Rabu (26/1/2023).

Solihin mengatakan, ia sudah dua pekan tinggal di hunian sementara bersama keluarganya. 

"Alhamdulillah terima kasih banyak buat bapak Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan jajaran Jabar Quick Respons, warga terbantu dengan adanya hunian sementara ini, tak ada kerusakan dan tak ada yang bergeser," katanya.

Usman Mawardi perwakilan dari Jabar Quick Respons mengatakan, atas petunjuk dari bapak Gubernur Ridwan Kamil, setelah masa tanggap darurat pihaknya melakukan tahap rehabilitasi dengan membangun hunian sementara.

"Ada dua tipe yang kami bangun yakni tipe dua keluarga dan tipe satu keluarga, bahan yang digunakan relatif aman dari goncangan gempa," ujar Usman.

Usman mengatakan, pembangunan hunian sementara ditujukan untuk keluarga-keluarga yang memang rumahnya ambruk. Pihaknya bekerjasama dengan pos masyarakat dan bergotong-royong.

Di kampung Surupan pihaknya melakukan pilot project dan rencananya akan membangun 1.000 hunian sementara di Kecamatan Cugenang.

"Selain membangun hunian sementara, kami juga membangun MCK dua pintu untuk digunakan 10 keluarga," katanya.

Jabar Quick Respons juga merehab atau merenovasi tempat ibadah tak jauh dari hunian sementara.

Ia mengatakan, setelah gempa susulan yang cukup keras goncangannya kemarin nanti pihajnya coba juga menggali ke warga yang menempati hunian sementara.

"Kami lihat tidak ada struktur yang memang roboh atau berpindah tempat gitu jadi memang strukturnya aman dari goncangan," katanya.(*)

 

Sumber: Tribun Priangan

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved