Permainan Lato Lato

Bocah Perempuan di Sukabumi Alami Bibir Sobek Karena Main Lato-Lato, Ketua DPRD Ingatkan Hal Ini

Seorang bocah perempuan bernama Agnia (5 tahun) asal Kampung Tenjolaya RT 04 RW 05 Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, luka ringan

Tribun Priangan.com/ai sani nuraini
ILUSTRASI Seorang anak bermain lato-lato di alun-alun Ciamis 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com, Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUKABUMI - Permainan lato lato yang sedang viral di Indonesia memakan korban.

Seorang bocah perempuan bernama Agnia (5 tahun) asal Kampung Tenjolaya RT 04 RW 05 Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mengalami luka di bibir. Bibirnya sobek terkena lato lato yang sedang dimainkan temannya.

Menanggapi peristiwa itu, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara buka suara.

Baca juga: Jadwal Kereta Api KRD Bandung Raya Hari Ini, Rabu 11 Januari 2023, Lengkap Beserta Harganya

Menurutnya, lato lato merupakan permainan anak-anak zaman dulu yang viral, artis hingga pejabat publik sampai ikut memainkan lato lato.

"Terkait lato lato, ya biasalah mainan anak-anak dan menjadi viral, cuman memang hal ini kan juga diangkat melalui media sosial sehingga lato lato ini sampai ada pejabat publik yang mencoba dan artis-artis juga ikut mencoba dan menjadi viral, saya rasa ini sudah dikenal," ujar Yudha saat dihubungi melalui telepon, Selasa (10/1/2023) sore.

Berkaca pada kejadian yang dialami Agnia, Yudha mengingatkan para orang tua untuk memantau anak-anaknya yang saat ini gemar memainkan lato lato. Menurutnya, permainan itu tidak berbahaya. Namun, adanya peristiwa itu menjadikan pelajaran agar orang tua lebih waspada.

Baca juga: Jadwal Kereta Api Garut Cibatuan Hari Ini, Rabu 11 Januari 2023, Lengkap Beserta Harga Tiketnya

"Maka dengan viralnya itu maka main mainlah anak-anak ini, kadang-kadang juga kita harus bisa memantau anak anak ini agar tidak berbahaya. Kalau saya lihat lato lato ini permainan yang tidak membahayakan sebetulnya, cuman memang harus tetap dipantau orang tua saat memainkan itu," ucapnya.

Ia juga mengingatkan Pemerintah Daerah, terutama Dinas Pendidikan, agar lato lato tidak menggangu kegiatan belajar di sekolah.

"Tetap saja harus dibawah pengawasan orang tuanya dan juga permianan lato lato ini harus tetap dipantau oleh orang tua masing masing, baik di sekolah juga jangan sampai mengganggu belajarnya anak-anak," kata Yudha.* 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved