Indeks Kebahagiaan Warga Jabar ke-5 Terbawah se-Indonesia, Pembangunan Alun-alun Dinilai Jadi Solusi

Indeks Kebahagiaan Warga Jabar ke-5 Terbawah se-Indonesia, Pembangunan Alun-alun Dinilai Jadi Solusi

Penulis: Aldi M Perdana | Editor: Gelar Aldi Sugiara
TribunPriangan.com/Aldi M Perdana
Wajah baru Alun-alun Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat pada Senin (9/12/2023). 

Laporan Jurnalis TribunPriangan.com, Aldi M Perdana

TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia mencatat bahwa Indeks Kebahagiaan warga Provinsi Jawa Barat pada tahun 2021 berada di peringkat ke-5 terbawah se-Indonesia dengan nilai 70,23.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan bahwa warga Jawa Barat didorong untuk mendapatkan kebahagiaan, salah satunya dengan pembangunan Alun-alun.

“Jangan ditafsirkan bahwa pembuatan alun-alun di berbagai titik di berbagai kabupaten-kota (di Jawa Barat) sebagai pemborosan. Tapi justru filosofinya sangat luar biasa, ngapain banyak uang tapi tidak bahagia? Nah, warga (Jawa Barat) didorong untuk mendapatkan kebahagiaan, salah satunya di alun-alun,” jelas Uu kepada TribunPriangan.com di tengah kegiatannya meninjau perkembangan renovasi Alun-alun Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya pada Senin (9/12/2023).

Baca juga: Kedai Tjinere di Rumah Zaman Belanda, Kuliner Artisan Mi di Tasikmalaya

Menurut Uu, warga Jawa Barat perlu bahagia dan senang, karena di awal kepemimpinannya bersama Ridwan Kamil, hasil survei Indeks Kebahagiaan Jawa Barat berada di bawah.

“Termasuk hasil survei terakhir. Dari sekian puluh provinsi, (Indeks Kenahagiaan Provinsi) Jawa Barat berada di bawah juga sampai sekarang,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya ingin membuat tempat untuk rekreasi warga yang murah dan meriah.

Baca juga: Hotel Santika Tasikmalaya Lebih Banyak Dikunjungi Orang Berbisnis, Sales Manager: TasikKota Bisnis

Uu membandingkannya dengan warga zaman dulu kala setelah merasa penat, mereka berekreasi ke sawah, ke kolam, atau ke kebun.

“Tapi sekarang, warga cenderung untuk melepaskan rasa lelahnya dengan berkunjung ke cafe, ke mall, dan lainnya. Untuk yang punya duit, bisa shopping atau kuliner. Tapi bagi mereka yang tidak cukup uang tetapi tetap ingin bahagia? Maka pemerintah menyiapkan alun-alun,” terang Uu.

Uu juga menilai, bahwa dengan mengunjungi alun-alun, warga yang hendak melepas penat bisa datang gratis.

Baca juga: Fokus Tangani Sampah, Pj Wali Kota Tasikmalaya Jalin Kerja Sama dengan Peternak Maggot

“Jajanan (di alun-alun) juga kan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) relatif terjangkau murah. Sehingga warga bisa datang ke Alun-alun manapun, termasuk Alun-alun Singaparna,” lengkapnya.

Dengan begitu, lanjut Uu, warga Jawa Barat bisa mendapatkan kebahagiaan dengan waktu yang mudah serta biaya yang murah.

Baca juga: Pria Setengah Baya Ditemukan tak Bernyawa di Indihiang Tasikmalaya, Keluarkan Bau Busuk

Sebagai tambahan, Maluku Utara merupakan provinsi yang berada di peringkat teratas dalam Indeks Kebahagiaan Provinsi BPS selama tahun 2021 dengan nilai 76,34.

Sedang Banten merupakan provinsi peringkat terbawah dalam Indeks Kebahagiaan Provinsi BPS selama tahun 2021 dengan nilai 68,08. (*)

Sumber: Tribun Priangan
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved