KPU Sumedang Gandeng Media Tangkal Hoaks

Pemilihan Umum (KPU) Sumedang berencana menggandeng sejumlah media massa untuk menangkal kabar bohong

Editor: ferri amiril
Tribunpriangan.com/kiki andriana
Ketua KPU Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Sumedang, Kiki Andriana

 

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumedang berencana menggandeng sejumlah media massa untuk menangkal kabar bohong atau hoaks yang sering meningkat saat pemilu berlangsung. 

Ketua KPU Sumedang Ogi Ahmad Fauzi mengatakan hoaks sangat berbahaya karena dapat menimbulkan perepecahan di masyarakat hanya karena orang per orang di masyarakat beda pilihan politik. 

Padahal menurutnya, beda pilihan adalah hal biasa, bukan hal yang luar biasa sebagaimana digambarkan dalam kabar-kabar hoaks

"Belum kami temukan ya kabar hoaks, tapi kami KPU termasuk dengan media juga perlu bersinergi menyerang hoaks," kata Ogi di Sumedang, Sabtu (31/12/2022). 

Upaya itu merupakan rangkaian peningkatan literasi bagi pemilih dan masyarakat secara umum. Pendidikan literasi menurut Ogi sangat penting karena dengan itu masyarakat memilih berita mana yang benar. 

Literasi atau kemelekan, paling tidak menurut National Institute for Literacy adalah kemampuan orang untuk membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian yang diperlukan dalam pekerjaan, keluarga, dan masyarakat. 

"Pendidikan literasi yang cukup membuat orang bisa memilah sebuah berita benar atau tidak, medianya valid (kredibel?) atau tidak," kata Ogi. 

Ogi menyebut KPU RI telah meneken nota kesepahaman (MoU) dengan Kejaksaan dan Kepolisian. Hal itu akan ditindaklanjuti di tingkat daerah. Di Sumedang, KPU akan menjalin kerja sama dengan Polres Sumedang. 

"Kami bisa menjalin koordinasi di antaranya soal hoaks ini," katanya.(*)

 

 

Sumber: Tribun Priangan
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved