Kronologi Seorang Ayah Tega Cabuli Anak Tiri Hingga Hamil Satu Bulan

AN (48), warga Desa  Cibeureum, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten  Ciamis terpaksa meringkuk di ruang tahanan Polres Ciamis sejak Rabu (28/12/2022).

Editor: ferri amiril
Kompas.com
Ilustrasi pelecehan seksual 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Ciamis, Andri M Dani

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - AN (48), warga Desa  Cibeureum, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten  Ciamis terpaksa meringkuk di ruang tahanan Polres Ciamis sejak Rabu (28/12/2022).

Pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan tersebut diduga telah berkali-kali menyetubuhi anak tirinya, sebut saja namanya Bunga Mawar (15) sampai hamil.

Perbuatan bejat tersebut dilakukan AN sebanyak 15 kali sejak bulan Juli lalu. Hingga anak tirinya tersebut telat menstruasi dan positif hamil.

“Pelaku diduga telah melakukan tindak pencabulan atau persetubuhan  terhadap korban sejak Juli lalu hingga korban telat menstruasi dan poisitf hamil, “ ujar Kapolres Ciamis AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro SH SIK MT didampingi  Wakapolres Kompol Apri Rahman SE, Kasat Reskrim AKP M Firmansyah SIK dan Kasi Humas Polres Ciamis Iptu Magdalena NEB, di Mapolres Ciamis, Kamis (29/12/2022).

Perbuatan cabul sebanyak 15 kali tersebut terjadi di rumah pelaku sekaligus rumah korban saat ER (45), istri pelaku sekaligus ibu korban tidak di rumah. ER sehari-hari bekerja sebagai penjualan gorengan/makanan keliling.

Baca juga: Cafe Al Baik Ciamis, Menyuguhkan Beragam Kuliner Hingga Edukasi Pesawat Terbang Loh

Ulah bejat AN, tersebut terungkap pada hari Jumat (23/12/2022) lalu sekitar pukul 09.00 WIB. Berawal dari kecurigaan ER atas  kondisi anak kandungnya, Bunga Mawar, yang telat menstruasi. Padahal tiap menjelang akhir bulan, korban mengalami kedatangan bulan (haid). Tapi menjelang akhir Desember ini, korban tak kunjung  menstruasi.

Atas kecurigaan tersebut, ER mencoba menanyakan  kepada korban apa yang sebenarnya terjadi. Korban yang semula bingung untuk menjawabnya, akhinya berterus terang.

Tentu saja ER kaget bukan main, ternyata anak kandungnya tersebut sudah berkali-kali dicabuli oleh AN yang tidak lain adalah suaminya sendiri. Sekaligus juga ayah tiri korban sendiri. Ny ER menikah dengan AN sejak 12 tahun lalu, saat korban masih balita, usia 3 tahun.

Akhirnya korban dibawa ke bidan untuk diperiksa kondisi kandungannya. Ternyata, korban sudah hamil. “Dengan usia kandungan  satu bulan,” katanya.

Baca juga: Resep Kecimpring, Kuliner Keripik Khas Ciamis yang Terbuat dari Singkong Bertekstur Renyah dan Lezat

Mengetahui kenyataan tersebut menurut Kapolres AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro, ibu korban melaporkan suaminya tersebut ke Polsek Panjalu (juga membawahi Kecamatan Sukamantri), Rabu (28/12/2022). Hari itu juga AN, diciduk. Kini AN mendekam di ruang tahanan Polres Ciamis.

Pelaku menurut AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro, dijerat ketentuan pasal 81 ayat (2) dan atau pasal 82 ayat (1) UU No 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.  Sejumlah pakaian korban diamankan sebagai barang bukti.(*)

Sumber: Tribun Priangan
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved