Sabtu, 23 Mei 2026

Begini Kondisi Kampung Sawahdadap Setelah Diterjang Banjir Bandang

Hari keempat pasca-banjir bandang di Desa Sawahdadap, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang

Tayang:
Editor: ferri amiril
tribunpriangan.com/Kiki andriana
Suasana di Kampung Naringgul pasca-banjir bandang di Desa Sawahdadap, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Selasa (20/12/2022) sore. 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Sumedang, Kiki Andriana 

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Hari keempat pasca-banjir bandang di Desa Sawahdadap, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Selasa (20/12/2022) aktivitas normalisasi sungai Cisurupan masih berlangsung. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang memang menargetkan normalisasi berlangsung selama satu pekan. 

Menurut pantauan di Sawahdadap, upaya normalisasi yang telah dilakukan tampak membawa perubahan untuk sungai. Semula, sumbatan-sumbatan lumpur bercampur batang-batang pohon menggunung di badan sungai. 

Kini, di sebagian besar area sungai di dekat kampung yang terdampak banjir bandang itu sudah bersih. Meski, terlihat material-material hasil pengerukan menggunakan backhoe, masih ditumpuk di bantaran sungai. 

Material yang ditumpuk itu belum terangkut oleh pikap yang sejak awal difungsikan untuk membuang material sumbatan sungai. 

Dalam normalisasi, memang dua unit backhoe dipergunakan untuk mengeruk sungai. Kerja normalisasi itu dibantu juga oleh tenaga manual manusia. 

Para anggota BPBD, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat berjibaku membantu pembersihan badan sungai agar normalisasi segera selesai. 

Namun, hari ini, fokus penggunaan backhoe ada di area hilir. Yakni, di dekat kawasan industri Dwipapuri. Sungai Cisurupan mengalir ke arah ini. 

Di area ini pula, dua korban hanyut yakni Dini (40) dan Syifa (17) jasadnya ditemukan tim SAR pada hari ke-2 pencarian.(*)

 

 

 

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved