Gempa Pangandaran

BREAKING NEWS Gempa Magnitudo 4 Guncang Pangandaran Selasa 13 Desember Sore, Warga Diminta Waspada

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4 mengguncang wilayah Pangandaran, Jawa Barat, namun tidak berpotensi tsunami

Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
Twitter/BMKG
Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4 mengguncang wilayah Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (13/12/2022) sore.  

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4 mengguncang wilayah Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (13/12/2022) sore. 

Gempa tersebut sebagaimana diinformasikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun Twitternya, terjadi pada pukul 16.28 WIB.

Gempa Pangandaran itu berpusat di koordinat 8.09LS, 107.91BT yuang berlokasi 77 km BaratDaya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

BMKG menginformasikan kedalaman gempa mencapai 34 km.

Walaupun tidak ada potensi tsunami, BMKg mengingatkan warga untuk tetap waspada.

Baca juga: Hari Ini Dua Kali Gempa Susulan Terjadi, Warga Bisa Urus Sertifikat Rumah Setelah Kondisi Membaik

Baca juga: Gempa Magnitudo 5.1 Guncang Maluku Utara Pagi Ini

Berdasarkan skala MMI yang dikutip dari laman BMKG, berikut info MMI yang dapat dipelajari.

I MMI
Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

II MMI
Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

III MMI
Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah.
Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

IV MMI
Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

V MMI
Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI
Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang.
Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI
Semua orang di rumah keluar.
Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik.
Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah.
Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.

VIII MMI
Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat.
Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

Halaman
12
Sumber: Tribun Priangan
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved