Gempa Bumi Cianjur

Ketua Komisi IV DPRD Jabar Dorong Gubernur Maksimalkan BTT untuk Penanggulangan Gempa Bumi Cianjur

Ketua Komisi IV DPRD Jabar Dorong Gubernur Maksimalkan BTT untuk Penanggulangan Gempa Bumi Cianjur

Penulis: Aldi M Perdana | Editor: Gelar Aldi Sugiara
TribunPriangan.com/Aldi M Perdana
Tetep Abdulatip, Ketua Komisi IV DPRD Jabar saat mengisi acara di Sekretariat KAMMI Daerah Tasikmalaya. 

Laporan Jurnalis TribunPriangan.com, Aldi M Perdana

TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Ketua Komisi IV DPRD Jabar, Tetep Abdulatip, mendorong Pemerintah Provinsi memaksimalkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk penanggulangan bencana gempa bumi Cianjur.

“Bukan hanya Cianjur, tapi juga Sukabumi (yang terdampak gempa bumi). Maka, walaupun sudah ada kesanggupan bantuan dari pemerintah pusat, tentu itu tidak cukup jika kita melihat kondisi kerusakannya,” kata Tetep Abdulatip kepada TribunPriangan.com saat ditemui di sela-sela kegiatan di Sekretariat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Tasikmalaya, Senin (5/12/2022).

Tetep Abdulatip menilai, bantuan dari Pemerintah sebesar Rp50 juta per satu warga terdampak rusak berat, Rp25 juta untuk rusak sedang, dan Rp10 juta untuk rusak ringan, masih belum mampu memulihkan kerusakan yang terdampak oleh gempa bumi Cianjur ini.

Baca juga: KH Tetep Abdulatip Optimistis Indonesia Menjadi yang Paling Bertahan Saat Krisis Pangan Dunia

“Di masa recovery nanti, fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan saya secara pribadi sebagai anggota komisi yang membidangi infrastruktur, mendorong pemerintah provinsi, dalam hal ini Gubernur, untuk menambah anggaran bantuan bencana gempa bumi Cianjur,” jelasnya.

Menurut Tetep, bantuan-bantuan bagi korban gempa Cianjur dapat bersumber dari BTT.

Sebab katanya, anggaran BTT merupakan dana yang siapkan untuk hal-hal yang berkaitan dengan kebencanaan.

Dirinya juga mengusulkan supaya serapan BTT untuk penanganan gempa Cianjur tidak hanya sebesar Rp20 miliar, melainkan ditambah sampai Rp50 miliar.

Baca juga: Tetep Abdulatip Berharap BLT BBM Sampai ke Masyarakat Terdampak Kenaikan Harga

“Intinya, ditingkatkan dari aspek besaran anggaran sehingga relatif bisa menambah anggaran yang sudah disiapkan oleh pusat,” lengkap Tetep.

Tetep bilang, besaran BTT Jawa Barat tahun 2022 itu di angka kisaran Rp100 miliar.

Maka apabila anggaran tersebut masih ada, Tetep berharap BTT itu segera dimaksimalkan.

Kemudian Tetep menuturkan, seluruh anggaran (termasuk BTT) secara adminstratif sepatutnya telah tertib terlapor di pertengahan Desember.

Baca juga: Tetep Abdulatip Ingin Santri Berkiprah di Eksekutif dan Yudikatif

Kendati demikian, eksekusi penggunaan anggaran masih dapat dilakukan sampai akhir Desember, sehingga jika terjadi lagi bencana di akhir tahun, anggaran tersebut masih bisa digunakan.

“Artinya, kami mendorong pemerintah untuk memaksimalkan anggaran BTT untuk penanggulangan bencana, terutama pasca-tanggap darurat, saat masa recovery, terutama untuk perbaikan rumah warga yang terdampak,” sambung Tetep.

Baca juga: Tetep Abdulatip Serap Aspirasi Ratusan Warga Ciawi

Meski begitu, dirinya menyadari bahwa anggaran BTT yang diserap ini tidak akan memadai.

“Tapi setidaknya, bantuan anggaran dari pusat kemudian ditambah dengan bantuan anggaran dari provinsi, mudah-mudahan mampu menyelesaikan masa recovery paling tidak di tahap pertama,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Priangan
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved