Gempa Bumi Tasikmalaya

Gempa Ketiga Kali Guncang Kota Tasik, Warga Takut Gempa Susulan, Pusat Gempa Masih di Kota Tasik

Warga Kota Tasikmalaya kembali dikejutkan dengan guncangan gempa, Mereka ke luar rumah, karena takut gempa susulan yang lebih besar.

Penulis: redaksi | Editor: Machmud Mubarok
BMKG
Warga Kota Tasikmalaya kembali dikejutkan dengan guncangan gempa ketiga, Minggu (4/12) sekitar pukul 09.57. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNPRIANGAN.COM, TASIKMALAYA - Warga Kota Tasikmalaya kembali dikejutkan dengan guncangan gempa, Minggu (4/12) sekitar pukul 09.57.

Guncangan terjadi sesaat namun kata warga sangat terasa. Mereka ke luar rumah, karena takut gempa susulan yang lebih besar.

"Saya sedang menunggu mobil dicuci. Tiba-tiba atap hangar tempat pencucian mobil berbunyi-bunyi berbarengan dengan guncangan yang cukup kuat walau singkat," kata Asep (50), warga Jalan Tanjung, Kecamatan Kawalu.

Gempa ketuga kalinya ini, menurut data BMKG masih berpusat di Kota Tasikmalaya dengan magnitudo lebih kuat dari sebelumnya yakni M3.0. Sebelumnya kekuatan gempa M2.8 dan 2.9.

Namu setelah ada revisi, kekuatan gempa ketiga ini menjadi M2.9.

Lokasi gempa masih di lokasi hampir sama dengan dua gempa sebelumnya yaitu 7.35 LS dan 108.25 BT atau 7 km tenggara Kota Tasikmalaya. 

Baca juga: Gempa Bumi Garut M 6,4, Posko Darurat Didirikan di Seluruh Kantor Kecamatan dan Desa

Sebelumnya diberitakan, warga Kota Tasikmalaya kembali dikejutkan dengan gempa bumi dengan guncangan cukup kuat, Minggu (4/12) subuh.

Data BMKG menyebutkan, gempa bermagnitudo 2,9 terjadi pukul 04:34:49  berlokasi di 7.39 LS dan 108.23 BT atau 9 km tenggara Kota Tasikmalaya.

"Guncangannya hanya sedaat tapi terada cukup kuat," kata Bayu (35), warga Jalan Lengkong, Kecamatan Tawang.

Bayu membandingkan guncangan gempa barusan dengan yang terjadi Sabtu (3/12) sore.

"Kekuatan guncangannya sama dengan yang terjadi kemarin. Tapi yang ini lebih singkat tapi tetap membuat kami was-was," ujar Bayu.

Eros (41), warga Jalan Argasari, mengaku sedang menunaikan salat subuh saat gempa bumi terjadi.

"Saya hanya bisa pasrah bergitu merasakan ada gempa karena sedang solat. Tapi alhamdulillah hanya sebentar," kata Eros yang tengah mengobrol dengan sejumlah tetangganya di luar rumah.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tadikmalaya, Ucu Anwar, mengatakan, pihaknya terus melakukan inventarisasi kemungkinan adanya kerusakan bangunan.

"Gempa barusan cukup kuat. Tapi belum ada laporan kerusakan," ujar Ucu.

Sejauh ini batu satu rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa yang terjadi Sabtu (3/12) sore.

Yaitu milik nenek Asih (70) di Kampung Gunung Karikil, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, mengalami kerusakan di bagian langit-langit. (firman suryaman)

Sumber: Tribun Priangan
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved