Gempa Cianjur
Suplai Sayuran dari Cugenang Terhambat, Harga Sayur di Pasar Cipanas Meroket
Stok dari Desa Terdampak Gempa Cianjur Berhenti, Harga Sayur di Pasar Cipanas Naik
Penulis: Luun Aulia Lisaholith | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIANJUR - Kenaikan harga sayur mayur di Pasar Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami peningkatan drastis.
Pasalnya kenaikan harga itu dikarenakan pasokan sayur mayur dari petani di Cugenang terhenti akibat bencana gempa yang melanda pada Senin (21/11/2022).
"Suplai barang susah karena biasanya sayur mayur dari desa di Kabupaten Cianjur yang berdampak pandemi. Barangnya sedikit, jadi harganya naik terutama sayur-sayuran hijau," kata Widi pedagang sayur di Pasar Cipanas, Jumat (25/11/2023).
Baca juga: Pamit Bekerja, Asep Tertimbun Longsor Saat Beristirahat Di Rest Area
Baca juga: Logistik Menipis, Pengungsi Makan Satu Telur Dibagi Dua, Akses Pasirgombong Masih Tertutup Longsor
Menurut Widi, saat ini pasokan sayur mayur dari daerah yang tidak berdampak gempa tidak begitu parah seperti Cimacan.
"Kalau supplai sayur dari petani yang tidak terdampak gempa seperti Cimacan hingga Cibodas," sambungnya.
Baca juga: UPDATE Gempa Bumi Cianjur, 237 Kali Gempa Susulan, 24 Korban Masih Hilang
Pembelinya kebanyakan untuk kebutuhan pokok dapur umum saja.
"Kebanyakan pembeli untuk suplai makanan ke posko-posko dapur umum. Pembeli dari polisi, TNI hingga relawan. Paling kalau dari warga pelanggan yang udah biasa beli," tuturnya.
Pantauan di lokasi, jam operasional Pasar Cipanas saat ini ada penyesuaian baru, kegiatan pasar dibuka mulai 08.00 WIB hingga 15.00 WIB.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Widi-pedagang-di-Pasar-Cipanas-Cianjur-Jawa-Barat.jpg)