Sabtu, 9 Mei 2026

Persibmania

Gelandang Persib Bandung Marc Klok Senang Liga 1 Bergulir Lagi, Tapi Protes Soal Ini

Gelandang Persib, Marc Anthony Klok senang kompetisi Liga 1 dapat kembali bergulir, tapi tidak sepakat dengan rencana sistem bubble to bubble

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Machmud Mubarok
persib.co.id
Marc Klok (kiri) bersama dua andalan Persib Bandung, Rahmat Irianto dan Ricky Kambuaya. Marc Klok berharap para bobotoh memberikan dukungan langsung di Stadion saat melawan Persija Jakarta di Stadion GBLA, Minggu (2/10/2022). 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Cipta Permana.

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Gelandang Persib, Marc Anthony Klok, merespons keputusan PT. Liga Indonesia Baru (LIB) yang akan menerapkan sistem bubble to bubble atau terpusat selama enam pekan saat kompetisi Liga 1 musim 2022/2023 kembali bergulir pada 2 Desember mendatang.

Dalam tayangan unggahan instastory di akun Instagram pribadinya, pemilik nomor 10 tersebut, mengaku tidak sepakat dengan rencana sistem tersebut, meski dirinya senang karena kompetisi Liga 1 dapat kembali bergulir.

"Sangat senang sepak bola Liga 1 akhirnya kembali (berlanjut), tetapi menerapkan sistem gelembung untuk liga ini adalah hal yang memalukan dan benar-benar tidak masuk akal!” tulisnya di akun Instagram @marcklok beberapa hari lalu.

“Apalagi, seminggu sebelum kick-off baru diumumkan,” tambah Marc Klok menambahkan emoji jempol ke bawah.

Baca juga: Liga 1 2022/2023 akan Dilanjutkan dengan Sistem Bubble, Begini Kata Bos Persib

Baca juga: Persib Bandung Bakal Gelar Latihan Bersama dengan Persikabo 1973 Akhir Pekan Ini

Selain dalam akun Instagram, pemain kelahiran Amsterdam, 20 April 1993 juga mengunggah perasaannya di akun Twitter pribadinya.

Ia menuliskan kalimat Bubble dengan tanda emoji jempol ke bawah, sebagai ekspresi ketidaksetujuannya, dalam akun @marcklok10.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus, mengatakan bahwa Liga 1 2022/2023 dilanjutkan dengan sistem bubble, dengan pemberlakuan selama enam pekan atau sampai putaran pertama berakhir.

Pemberlakuan sistem bubble tersebut terhitung sejak 2 Desember 2022.

"Untuk putaran pertama ini, kami rencananya habiskan dengan sistem bubble dulu selama enam pekan," ujarnya, Kamis (24/11/2022).

Ferry Paulus menambahkan, untuk putaran kedua Liga 1 2022/2023 akan ada perubahan format. 18 klub Liga 1 2022/2023 akan bisa kembali bermain di kandangnya dan menjalani laga tandang.

"Kalau untuk putaran kedua baru kembali lagi dengan sistem kandang tandang, mulai dari pekan ke-18 sampai pekan ke-34," ucapnya.

Adapun untuk sistem bubble selama enam pekan ini akan digelar di daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Terdapat empat venue yang akan digunakan, yakni Stadion Jatidiri (Semarang), Stadion Maguwoharjo (Sleman), Stadion Sultan Agung (Bantul), dan Stadion Moch Soebroto (Magelang).

"Kami akan segera menggelar rapat koordinasi dengan beberapa pihak di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga Indonesia (Kemenpora), Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin, 28 November 2022, agar lanjutan kompetisi Liga 1 musim ini dapat segera bergulir," katanya. (Cipta Permana).

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved