Gempa Bumi Cianjur

Hanya 1 Korban Gempa Cianjur Ditemukan Hari Ini, BNPB: Cuaca dan Medan Jadi Kendala

Menurut BNPB, cuaca dan medan menjadi kendala tim gabungan dalam mencari korban gempa Cianjur.

Tangkapan layar Gelar Aldi S
Kepala BNPB, Letnan Jenderal Suharyanto (kedua dari kanan), menjelaskan kendala tim gabungan dalam pencarian korban gempa Cianjur pada hari ini, Kamis (24/11/2022). 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN CIANJUR - Tim gabungan pencarian korban gempa Cianjur berhasil menemukan satu orang meninggal pada hari ini, Kamis (24/11/202).

Korban meninggal itu atas nama Nining (64). Penemuan Nining membuat korban gempa Cianjur bertambah menjadi 272 meninggal, dan 39 orang hilang.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjelaskan kendala-kendala yang dialami para tim gabungan dalam mencari korban gempa Cianjur.

"Pencarian masih manual, artinya mengerahkan personel di lapangan. Lalu sementara cuaca yang tidak mendukung, hari ini saja hujan dan ada longsor," jelas Kepala BNPB Letnan Jenderal Suharyanto dalam konferensi pers di Pendopo Kabupaten Cianjur, Kamis (24/11/2022).

Baca juga: Cianjur Kembali Diguncang Gempa Susulan Magnitudo 2.2, Guncangan Terasa di Cugenang

Sejak gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur pada Senin (21/11/2022) lalu, sebanyak 6.000 personel gabungan dikerahkan guna mencari korban gempa Cianjur.

Menurut Suharyanto, pencarian korban ini masih dilakukan manual karena memungkinkan ada korban yang masih selamat, seperti Azka bocah berusia enam tahun yang sudah tertimbun tiga hari sejak gempa terjadi.

Selain cuaca, lanjut Suharyanto, kendala yang dihadapi tim gabungan adalah medan pencarian korban gempa Cianjur yang menyulitkan.

"Karena yang hilang itu terpusat di Kecamatan Cugenang. 32 orang itu warga Desa Cijedil dan tujuh lainnya merupakan orang yang lewat dan ada saksi matanya. Di wilayah itu terjadi longsor," jelas Suharyanto.

Baca juga: Update Korban Gempa Cianjur, 272 Meninggal dan 39 Orang Hilang

Pihaknya berencana akan menurunkan alat berat untuk pencarian korban gempa Cianjur pada esok hari, Jumat (25/11/2022).

Kendati demikian, pihaknya tetap berharap cuaca dan prasarana mendukung tim gabungan dalam proses pencarian sehingga tak membahayakan korban ketika diturunkan alat berat.

"Kini tinggal sarana dan prasarana serta cuaca. Minta doanya supaya besok hasilnya maksimal," ujarnya.

Baca juga: Niat ke Cianjur untuk Berbisnis, Warga Bekasi Malah Jadi Korban Gempa

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Cianjur, Herman Suherman, menerangkan, kendala tim gabungan dalam mencari korban gempa Cianjur adalah medan pencarian yang merupakan lereng.

Hal itu menurutnya akan membahayakan dan menyulitkan alat berat dalam mencari korban.

"Belum lagi ditambah risiko hujan, sehingga saat ini pencarian masih secara manual dan anjing pelacak," kata Herman. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved