Mampir di Nasi Tutug Oncom Sajodo Mang Heri Jalan Tentara Pelajar
Masyarakat Jawa Barat tentu sudah tidak asing lagi mendengar Nasi Tutug Oncom. Salah satu makanan khas Ciamis ini memiliki citarasa yang khas
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Masyarakat Jawa Barat tentu sudah tidak asing lagi mendengar Nasi Tutug Oncom. Salah satu makanan khas Ciamis ini memiliki citarasa yang khas dan lezat.
Nasi Tutug Oncom Sajodo namanya, pemiliknya bernama Heri Permana (32) warga asal Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis.
Ia menamai Nasi TO Sajodo ini alasannya karena dia memiliki dua anak laki-laki dan perempuan jadilah dinamai Sajodo.
Gerobak Nasi TO ini terletak di Jalan Tentara Pelajar, Kabupaten Ciamis tepatnya di samping Klinik Pratama PMI. Heri mulai berjualan Nasi TO ini sejak tahun 2020 ketika masa pandemi melanda Indonesia.
"Nah pas masa pandemi ini saya dan istri bingung kan gimana caranya bisa menghasilkan uang, terus ada inisiatif buat jualan Nasi TO ini," kata Heri kepada TribunPriangan.com, Kamis (3/11/2022).
Heri juga mengatakan di masa pandemi itu penjualannya memang sepi, namun ia terbantu karena banyak relasi dan memasarkannya via online.
Selain berjualan di offline, Nasi TO ini juga bisa dipesan melalui aplikasi Gofood, Grabfood dan Shopeefood.
"Ya sedikit banyaknya saya terbantu dari penjualan via aplikasi ini," tambah Heri.
Selain berjualan Nasi TO, Heri juga menjual Nasi Kuning dan Gorengan. Setiap hari ia berjualan mulai dari pukul 06.00 - 12.00 WIB.
Untuk satu porsi Nasi TO biasa seharga Rp 7 ribu rupiah, untuk Nasi TO ditambah telur Rp 8 ribu, kemudian untuk nasi kuning seharga Rp 8 ribu, dan gorengan Rp 1.000 satunya.
Penghasilan Heri perhari kalau sedang ramai bisa mencapai Rp 200 ribu, jika sedang sepi paling ia hanya mendapat penghasilan sebesar Rp 60 ribu saja.
Sebelumnya ia berjualan dibantu istrinya, namun sejak anak-anaknya harus mulai sekolah tatap muka kembali, jadi istrinya harus mengurus anak-anak mereka di rumah, alhasil ia yang harus berjualan sendiri. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/nasito.jpg)