Pemuda Pancasila

Pemuda Pancasila Kota Bandung: Sumpah Pemuda Adalah Kristalisasi Perjuangan Bangsa

Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2022, organisasi masyarakat Pemuda Pancasila genap berusia 63 tahun.

Tribun Jabar/Muhammad Nandri
Pemuda Pancasila menjadi salah satu organisasi masyarakat yang berusia cukup lama. Pasalnya, kini ormas bercorak loreng orange itu genap berusia 63 tahun pada Jumat (28/10/2022). 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Pemuda Pancasila menjadi salah satu organisasi masyarakat yang berusia cukup lama. Pasalnya, kini ormas bercorak loreng orange itu genap berusia 63 tahun pada Jumat (28/10/2022).

Ketua PP Kota Bandung, Yayan Suherlan menyampaikan bahwa keberadaan PP ini tak terlepas dengan peringatan sumpah pemuda setiap 28 Oktober. Menurutnya, sumpah pemuda sebagai kristalisasi dari perjuangan pergerakan rakyat Indonesia.

"Pemuda saat itu miliki kesadaran kolektif akan tumpah darah Indonesia meski darah terpisah oleh laut, miliki keragaman agaman, budaya, suku, dan bahasa," ujarnya, Sabtu (29/10/2022).

Segala perbedaan yang dimiliki bangsa Indonesia, lanjutnya bisa dipersatukan sebagai wujud dari Bhineka Tunggal Ika. Dia menegaskan pula dalam undang-undang 1945 pun jelas bahwa kemerdekaan sejati harus tercapai kemakmuran yang berkeadilan sosial.

Baca juga: Komunitas Pemuda Tani Asal Ciamis Ciptakan Mesin Perontok Padi Juara Tingkat Provinsi dan Nasional

Baca juga: Komunitas Bobotoh Persib di Garut Peroleh Penghargaan dari Polisi, Ini Alasannya

Adapun kaitan hari sumpah pemuda dengan hari jadi PP, Yayan meyakini mereka bagian dari tongkat estafet mengisi kemerdekaan yang sejati itu, lantaran mendapat tugas mengisi kemerdekaan sebagai bagian dari tanggung jawab bangsa.

"Era globalisasi ini dengan semakin berkembangnya zaman dan teknologi sendi kemanusiaan maka perlu persatuan sebagai syarat mutlak mencapai negara berdaulat, adil, dan makmur yang kian tergerus. Jadi, kami gaungkan di usia ke 63 tahun lewat tema 'Bersatu Bumikan Pancasila'," ucapnya.

Yayan menegaskan Pancasila sebagai ideologi bangsa yang memang sepantasnya tak hanya sebagai slogan semata, melainkan bisa terimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari secara universal.

"Kami membangun komunikasi lintas organisasi baik dengan pemerintah, TNI-Polri, atau organisasi lainnya di Bandung. Komunikasi itu sebagai upaya membangun kondusivitas hingga tercapai persatuan," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved