Motor Dinas Kades Cimanggu Pangandaran Diembat Maling, Dalam Seminggu 5 Motor Raib di Langkaplancar

Pulang dari acara muludan, Kepala Desa Cimanggu, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Dede Pendi, kehilangan sebuah sepeda motor dinas

Editor: Machmud Mubarok
Istimewa
Sebuah kendaraan sepeda motor milik Kepala Desa (Kades) Cimanggu di Pangandaran hilang, Minggu (16/10/2022) dini hari. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNCIREBON.COM, PANGANDARAN - Pulang dari acara muludan, Kepala Desa Cimanggu, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Dede Pendi, kehilangan sebuah sepeda motor dinas, Minggu (16/10/2022) dini hari.

Informasi yang diterima TribunPriangan.com,  sepeda motor dinas berpelat nomor Z 2953 U berwarna merah hilang dicuri orang.

Kades Cimanggu, Dede Pendi menyampaikan, motor dinasnya hilang sekitar pukul 14.00 WIB saat itu tidur.

"Sebelum hilang, awalnya saya pulang dari acara muludan sekitar jam 1. Terus, sekira jam 2 saya mulai tidur," ujar Pendi saat dihubungi Tribunjabar.id melalui WhatsApp, Selasa (18/10/2022) pagi.

Namun, saat ia bangun pagi-pagi, kemudian akan memakai motor itu, ternyata sudah tidak ada.

'Hilangnya waktu disimpan di garasi sebelah belakang rumah. Ya, mungkin dicuri," katanya.

Baca juga: Polisi Mendadak Kumpulkan Pengemudi Ojek dan Pengendara Motor di Malangbong

Sebelum motornya hilang, kata Dede, satu unit motor milik warga di dusun Cibereum dan dua motor di Desa tetangganya di Kecamatan Langkaplancar juga  hilang,

"Pokoknya, di Langkaplancar dalam waktu 1 minggu ini sudah 5 unit motor hilang," kata Pendi.

Atas kejadian yang menimpanya, Ia mengaku sudah melapor kepada pihak kepolisian.

"Tapi, sampai sekarang belum ada informasi apa-apa. Mungkin, sedang proses pelacakan," ucapnya.

Setelah motornya hilang, surat-surat dan kunci motor sudah diberikan ke bagian aset (Badan Keuangan dan Aset Daerah) Kabupaten Pangandaran.

Atas kejadian motor dinasnya hilang, Ia mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan lagi kesiapsiagaan dan berhati-hati.

"Kalau masalah ronda, di saya terhitung aktif tapi kebetulan kan musim hujan kemarin itu mungkin pada tidur. Malingnya juga, mungkin sudah tahu medan. Pas warga sudah pada tidur pulang muludan kan, mungkin langsung beraksi," ucap Pendi. (*)

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved