Waspada Jalur Maut Nyalindung Gelap dan Minim Rambu

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sumedang, AKP Kiki Hartaki mewanti-wanti pengemudi kendaraan

Editor: ferri amiril
Istimewa
Truk tronton Seruduk Enam mobil di Nyalindung Sumedang 

Laporan Kontributor TRIBUNPRIANGAN.COM Sumedang, Kiki Andriana

 

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sumedang, AKP Kiki Hartaki mewanti-wanti pengemudi kendaraan agar senantiasa waspada saat melintas jalan raya Bandung-Cirebon, tepatnya di jalur ekstrem Nyalindung, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang

Ruas jalan di daerah ini menurun tajam dari arah Bandung. Selain menurun juga berkelok. Sebaliknya, dari Cirebon arah Bandung, jalan ini menanjak dan banyak kendaraan tak kuat menanjak. 

Tadi malam, Selasa (11/10/2022) sekitar pukul 21.50 WIB, tabrakan beruntun terjadi di ruas jalan ini melibatkan 7 kendaraan.  

"Yang paling utama, sebelum berangkat dicek kendaraan yang digunakan baik pengecekan teknis dan kelayakan," kata Kiki saat dihubungi Rabu (12/10/2022). 

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah konsentrasi penuh ketika berkendara. Sebab, daerah Nyalindung adalah daerah rawan kecelakaan

"Soal rambu-rambu lalu lintas, kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait, khususnya Dinas Perhubungan, untuk melengkapi rambu-rambu yang dinilai kurang," kata Kiki. 

Polres Sumedang sendiri telah melakukan upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas dengan memberikan peringatan-peringatan melalui spanduk. 

"Spanduk imbauan dari sejak Tomo hingga Cimalaka sudah kami pasang," katanya. 

Di luar rambu-rambu dan peringatan bahaya, Kiki menyebut banyak lampu penerangan jalan umum (PJU) yang kondisinya mati.  

 

"PJU juga kami pantau masih banyak yang padam," kata Kiki.(*)

 

 

 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved